Bismillah. . .
Hai pembaca budiman, cukup lama memang rentang satu post ke post lain. posting setahun lalu saya hanya mengetikan 7 huruf yakni M E N U L I S. ya, saya memang sedang belajar menulis. jangan ditanya ini tulisan ilmiah, fiksi atau pake macem-macem (gaya pak gubernur hehe). apapun itu, yang jelas ini merupakan rangkaian huruf alphabet yang tersusun, dapat difahami sebagai bahasa indonesia.
duhai Pecaban (ceritanya pengen punya panggilan jg buat para musafir2 yg tersesat di blog ini _ pecaban=pembaca budiman), Setelah kemaren2 booming dengan aksi 212, saya juga ingin membuat momentum yakni pergerakan 2112. ya semoga saja menjadi "turning point" saya untuk berkomitmen dalam menulis. yaa paling tidak sehari satu post atau seminggu satu post dengan postingan yang agak berbobot dikit lah.
kesempatan kali ini tema tulisannya tentang keistimewaan tulisan aja deh. ada satu quote yang pernah saya dengar, cukup menarik redaksinya. btw, sebetulnya tadinya sih ingin menulis tanggapan saya terhadap buku yang baru rampung dibaca beberapa jam lalu, Judulnya "Sayembara Mencari Cinta" karya mba Deasy. tp next post deh.
begini pacaban, katanya menulis itu senjata yang lebih efisien dibanding senjata api (pistol, senapan dll). kenapa eh kenapa? karena satu satu pistol sekali tembak paling hanya bisa mengenai satu kepala, sedangkan tulisan sekali jari menari, puluhan bahkan ribuan kepala dapat tertembus langsung. hehe
so. . yuk menulis
udah itu aja :v